Oleh: ABDI SAPUTRA, SH.
Kemajuan Ilmu dan Teknologi di segala bidang, tidak terkecuali Ilmu Kesehatan (medis), secara tidak langsung telah mempengaruhi manusia untuk terus mengikutinya, namun apabila kemajuan tersebut tidak di seimbangkan dengan kemajuan Iman dan Taqwa serta control social yang dinamis dan bertanggung jawab tidak menutup kemungkinan akan terjadi bahaya laten yang meracuni manusia itu sendiri.
Seperti zaman ini dimana banyaknya kemajuan ilmu dan teknologi disalah gunakan akibat lemahnya Iman dan ketaqwaan seseorang, hingga terjadi berbagai kemaksiatan dengan dalih teknologi, memang di zaman kita sekarang semua jalan menuju maksiat terbuka, dan syaitan ikut andil memudahkan jalan dengan tipu dayanya dan maker teman-teman setianya, serta di ikuti oleh orang-orang durhaka dan bejat, ketika penglihatan haram sudah umum dilakukan, campur baur (pergaulan bebas) meraja lela, majalah-majalah vulgar dan film-film porno menjadi tontonan laris, pusat-pusat transaksi sex tumbuh menjamur sehingga perbuatan terlarang bukan suami istri (perzinahan) dan perkosaan kian menjadi serta aborsi pun bukan suatu yang aneh dan ditakuti yang dilakukan antara koalisi sang ahli pencabut nyawa (tenaga medis/dukun beranak) dengan keterbelakangan sosial pelakunya di suatu masyarakat.